Bab XI: Selebriti Cantik yang Datang Menawarkan Diri
Kegelapan malam sirna.
Hari baru pun kembali menyapa.
Guo Zhen terbangun dan tertegun saat melihat Da Huang kembali duduk di samping ranjangnya.
Melihat tuannya sudah bangun, Da Huang segera berlari ke samping, menggigit sepatu yang semalam terpental, lalu meletakkannya dengan rapi di sisi ranjang, bahkan menggonggong dua kali seolah meminta pujian.
"Da Huang, bagaimana kau bisa masuk lagi?" Guo Zhen ingat tadi malam ia sudah mengunci pintu rapat-rapat.
Seharusnya anjing itu tak bisa masuk.
Da Huang seakan paham pertanyaan tuannya, menyeringai lalu melompat ke arah jendela, dan dengan cekatan melompati keluar.
“Aduh…” Guo Zhen segera maju mendekati.
Meski hanya lantai dua, tetap saja ia khawatir anjing itu terluka.
Saat sampai di jendela, Guo Zhen sadar kekhawatirannya tak beralasan.
Da Huang di bawah sana melonjak-lonjak sambil menggonggong ke arahnya, tampak bangga sekali.
Nampaknya setelah makan beberapa butir Buah Roh Hewan, anjing ini bukan hanya jadi lebih cerdas, tapi tubuhnya juga mengalami perubahan.
Setelah itu, ia melihat Da Huang mundur, berlari kencang ke arah tembok rendah, melompat ke atas atap kayu, lalu memanjat melalui atap mendekati jendelanya.
Guo Zhen kini tahu bagaimana anjing itu bisa masuk ke kamarnya.
Anjing ini makin cerdas, bahkan tahu cara masuk seperti itu.
Saat Da Huang sampai di jendela, hendak melompat masuk, tiba-tiba jendela ditutup rapat.
Woof woof woof!
Da Huang langsung menggonggong di luar jendela.
Guo Zhen tak memedulikannya, ia mengambil ponsel dan masuk ke Douyin.
Semalam sudah berlalu, iklan DOU+ senilai seratus ribu yuan sudah selesai ditayangkan, entah seperti apa hasilnya.
“Total ada delapan ratus lima puluh ribu orang yang menyukai videomu.”
Di benaknya, kekuatan harapan juga bertambah hingga 8940.
“Seratus ribu yuan untuk mengejar trending pun tak bisa tembus sejuta suka.” Guo Zhen tak tahan untuk mengeluh.
Tak heran banyak yang bilang Douyin bukan sembarang orang bisa main.
Mau viral, mau terkenal, kecuali beberapa orang yang sangat beruntung, selebihnya harus punya banyak uang atau tim profesional.
Ia membuka videonya, kolom komentar masih penuh cercaan.
Namun ia tak peduli.
Yang terpenting adalah kekuatan harapan.
Hanya saja, kekuatan harapan 8940 masih kurang seribu lagi untuk genap sepuluh ribu.
Sepertinya nanti aku harus unggah video lagi untuk menambah kekuatan harapan.
Guo Zhen iseng berselancar beberapa video.
Saat menemukan satu video trending, ia tercengang.
Judulnya: “Sang Maestro Lukis, Madu Raja Lebah Seharga 70 Juta Sekilo, Penginapan Ajaib, Ini Benar-Benar Perjalanan yang Menakjubkan”
Gambar di video itu tak lain adalah penginapannya sendiri!
Ia dan Tuan Wang pun terekam dalam video itu.
Melihat nama pembuatnya: Mu Qing.
Pasti ini video buatan selebgram cantik semalam.
Jumlah suka dalam semalam mencapai dua juta tiga ratus ribu, komentar tiga ratus empat puluh ribu.
Follower-nya sudah sembilan juta lima ratus ribu, hampir sepuluh juta.
Guo Zhen mendadak iri sekaligus kagum.
Ia sudah menghabiskan seratus ribu yuan untuk promosi, hasilnya hanya delapan ratus lima puluh ribu suka.
Sedangkan seleb itu cuma unggah santai, langsung dapat dua juta lebih suka.
Namun, tampaknya penginapannya dan madu raja lebah jadi viral.
Sebab di bawah video Mu Qing muncul tanda trending.
Tanda itu menunjukkan banyak akun lain yang membuat video menumpang trending dari video itu.
Saat masuk ke kolom trending, benar saja, banyak orang membuat video menumpang ketenaran video Mu Qing.
“Setelah nonton video travel seleb Mu Qing, aku jadi penasaran, beneran ada madu seharga tujuh puluh juta sekilo? Kayaknya ngada-ngada…”
“Lihat videonya langsung tahu itu cuma trik promosi, siapa sih yang bakal beli madu tujuh puluh juta sekilo?…”
“Awalnya kukira cuma cari sensasi, tapi setelah tahu siapa Guru Wang Kai…”
“Aku cari-cari info madu dunia, ternyata di luar negeri ada madu seharga tiga puluh lima juta sekilo, cuma nggak nyangka di negeri kita ada yang tujuh puluh juta sekilo.”
“...”
Melihat video-video menumpang trending itu juga banyak yang dapat suka, mata Guo Zhen pun berkilat.
Bukankah aku juga harus menumpang trending selebgram cantik ini?
Di kamar lain penginapan.
Saat itu Mu Qing dan Xiao He sedang berkumpul.
Xiao He melapor, “Mu Qing, video kemarin hasilnya luar biasa, sudah dua juta lebih suka, masuk trending, tak disangka menginap di sini malah dapat kejutan.”
“Kalau saja di penginapan ini ada lagi sesuatu yang menarik seperti madu raja lebah, kita bisa sekalian bikin video baru, siapa tahu trending-nya naik, masuk ke topik populer.”
“Eh…” Mu Qing tiba-tiba berseru, “Xiao He, coba lihat, ini kan video si pemilik penginapan?”
“Latihan bela diri itu buat kesehatan, bukan buat nantangin Dali, atau si Pipi Xiang di jauh sana, kalau memang jago, ayo hadapi aku!”
Xiao He mendekat, melihat Guo Zhen di video itu, “Benar, itu pemilik penginapan. Tapi videonya kok kayak konyol ya, dia sepertinya lagi numpang trending Dali? Komentarnya penuh cacian.”
Namun Mu Qing tiba-tiba berkata, “Xiao He, kalau-kalau si pemilik benar bisa membelah lima batu bata sekaligus? Dia kan punya madu raja lebah tujuh puluh juta sekilo, punya anjing pintar, bahkan ada koki setara jamuan kenegaraan, siapa tahu dia memang punya keahlian bela diri sejati.”
“Mu Qing, kamu tahu sendiri itu khayalan…” Xiao He menunjukkan ekspresi aneh, “Tapi kenapa aku malah jadi penasaran juga?”
Mu Qing bertanya, “Bagaimana kalau kita tanya langsung?”
Tak lama kemudian.
Guo Zhen di belakang penginapan sudah mengambil tujuh batu bata, siap melakukan aksi membelah batu bata untuk video baru, berharap kekuatan harapannya genap sepuluh ribu.
Kali ini, jumlah batu bata pun bertambah dua.
Kebetulan Mu Qing keluar, melihat tumpukan batu bata itu dengan kaget, “Bos, mau membelah batu bata lagi? Benar bisa melumat lima batu bata sekaligus?”
“Mu Qing, ini tujuh, lho,” bisik Xiao He, penasaran mengetuk batu bata itu, lalu menambahkan, “Mu Qing, ini batu bata asli.”
Guo Zhen mendengar ucapan selebgram itu, langsung tahu mereka pasti sudah nonton videonya yang numpang trending.
Sejujurnya, menumpang trending memang agak memalukan, cukup bikin malu juga.
Pasti di mata gadis cantik itu, ia sama saja seperti si Pipi Xiang, hanya badut sirkus.
Guo Zhen merasa harus mengembalikan harga dirinya, maka ia maju, di depan kedua gadis itu, langsung menghantam tujuh batu bata dengan satu pukulan.
Duar!
Ketujuh batu bata itu serempak hancur berkeping-keping.
Bahkan, hancurnya sangat halus.
Sekejap, Mu Qing dan Xiao He ternganga tak percaya.
Xiao He takjub sambil mencengkeram lengan Mu Qing, “Mu Qing… semuanya… semuanya hancur, hebat sekali…”
“Ya… ya, aku lihat sendiri…” Mu Qing mengangguk tak sadar.
Kini keduanya paham, si pemilik penginapan memang punya ilmu bela diri sungguhan, mungkin benar-benar pendekar seperti dalam legenda, sangat berbeda dengan para ‘pendekar’ Douyin yang suka pamer di internet.
Mata Xiao He mendadak berbinar, “Bos, boleh nggak kami minta tolong, bikin video bareng Mu Qing, lalu sekalian siaran langsung membelah batu bata?”
Sebagai asisten, ia langsung terpikir, ini bisa membuat Mu Qing jadi makin viral, bahkan masuk ke topik terpopuler.
Usulan Xiao He itu membuat mata Guo Zhen turut berbinar, “Asal tag akunku.”
Baru saja berpikir mau numpang trending selebgram cantik, eh, malah selebgramnya sendiri yang datang dan mengajak kolaborasi.